Umi mendirikan sanggar Batik Semarang 16. Sanggar batik ini selain memproduksi batik dengan motif karya sendiri, juga menggelar pelatihan membatik untuk masyarakat dan siswa sekolah. Dalam suasana keragu-raguan mengenai identitas batik Semarangan, Umi berkreasi menghasilkan batik dengan motif khas. Ciri khas karya Batik Semarang 16 adalah motif dan ragam hias yang mengambil inspirasi dari artefak dan kekhasan kota Semarang, seperti motif Lawang Sewu hingga Tahu Gimbal!
Mendirikan bisnis produksi batik ternyata tak mudah. Umi S. Adi Susilo
menciptakan motif khas Semarang karena kota itu tak memiliki motif khas.
Selain itu, Umi sempat mendapatkan komplain tetangga yang mengeluhkan
makin banyak mobil customer yang terparkir di sekitar tempat usahanya.
Umi mendirikan sanggar Batik Semarang 16. Sanggar batik ini selain memproduksi batik dengan motif karya sendiri, juga menggelar pelatihan membatik untuk masyarakat dan siswa sekolah. Dalam suasana keragu-raguan mengenai identitas batik Semarangan, Umi berkreasi menghasilkan batik dengan motif khas. Ciri khas karya Batik Semarang 16 adalah motif dan ragam hias yang mengambil inspirasi dari artefak dan kekhasan kota Semarang, seperti motif Lawang Sewu hingga Tahu Gimbal!
Umi mendirikan sanggar Batik Semarang 16. Sanggar batik ini selain memproduksi batik dengan motif karya sendiri, juga menggelar pelatihan membatik untuk masyarakat dan siswa sekolah. Dalam suasana keragu-raguan mengenai identitas batik Semarangan, Umi berkreasi menghasilkan batik dengan motif khas. Ciri khas karya Batik Semarang 16 adalah motif dan ragam hias yang mengambil inspirasi dari artefak dan kekhasan kota Semarang, seperti motif Lawang Sewu hingga Tahu Gimbal!
No comments:
Post a Comment